Selasa, 18 Desember 2012

Aktivitas di 17

Be yourself! Jadi diri sendiri!

Sering banget aku denger kata itu. Apalagi tu kata gampang banget diucapin buat anak adam yang lagi mencari jati diri. Olala, jati diri itu apa pula? *Ehemm
Jadi gini, aku adalah anak remaja yang berumur Tujuh belas tahun. Yang kata orang sih, udah jadi gede sekarang. Usia yang emang berasa banget bedanya. Soalnya, aku udah bisa bikin KTP dan bikin SIM. *haha. Aku telah berpetualang dalam dua dunia. Dunia rahim selama 9 bulan dan dunia beneran selama 17 tahun+4bulan.

Tetapi, yang terjadi sekarang aku malah bertanya-tanya. Kenapa sih orang sering bilang tentang jati diri. Aku sampe sekarang bingung apa jati diriku. Karena aku nggak ngerti apa itu jati diri *kalo ada yang tahu, tolong kasih tahu ya ;).  Terus bagaimana dengan kalimat Jadi diri sendiri? Aku juga nggak tahu mau ku apakan kalimat itu. Gimana mau bisa nggunain kata Jadi Diri Sendiri kalo Jati Diri aja nggak ngerti.

Berharap aku bisa tahu apa arti kata JATI DIRI di  t u j u h b e l a s  ini.
Karena aku nggak tahu apa itu jati diri, aku jadi nggak tahu aku jadi diriku sendiri apa nggak. Yang aku tahu dan aku lakukan selama ini adalah M E N E R I M A dan M E R U B A H
Menerima dengan nyata siapa diriku. Menerima masa laluku yang mungkin selalu ingin kubuang. Menerima pilihan yang telah terlanjur kupilih-meski dulu aku memilih dengan gegabahnya. Menerima semua resiko akan pilihanku. Menerima segala hal yang telah menjadi takdirku.
Aku juga sedang berusaha untuk merubah diriku yang cengeng menjadi tegar. Merubah diriku dimasa lalu yang manja menjadi mandiri. Merubah egoisku yang tinggi menjadi empati. Merubah rasa benci menjadi cinta. Merubah gegabah menjadi hati-hati. Merubah aku yang lelet menjadi cekatan. Merubah segala hal menjadi lebih baik. Merubah agar diriku tak menjadi sampah, tetapi menjadi  orang yang bermanfaat.

Aku juga berusaha mendengarkan apa kata hati. Mendengarkan kata hati dengan jujur. Sering aku menyesal ketika tidak menuruti apa kata hati.
Aku juga belajar dalam visual. Belajar melihat lingkungan. Belajar membaca lingkungan. Belajar melihat dan membaca suatu hal yang invisible.
Karena dengan mendengar dan melihat, aku bisa mendapatkan Ilmunya (by: Mas Okta)
Jadi aktivitasku selama tujuh belas ini dan nanti adalah Menerima, Merubah, Mendengar dan Melihat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar